Sabtu, 30 Januari 2010

aku tak suka berpisah....

Selalu saja seperti ini,berkali-kali hatiku teriris. banyak orang bilang kalau ada yang datang pasti akan ada yang hilang, ada siang ada juga malam, ada perjumpaan maka akan ada perpisahan. dan berapa kali juga aku katakan pada mereka kalau aku tahu itu. mereka apa tak tau apa yang aku rasakan, jika kau menjadi aku sedih hati ini ditinggal. Semakin banyak teman dan perjumpaan maka akan semakin sering juga perpisahan sepertinya itu yang ingin ku ucapkan pada dunia, atau lebih baik meninggalkan dari pada ditinggal, atau aku tak usah berteman saja, hahaha, rasanya ini tak mungkin bagiku. kali ini terulang lagi kebenarannya, "suatu saat nanti pasti akan terkikis, hilang dan tergantikan", perjumpaan akan mengikis sendirinya hati, menghilangkan sepi hari-hari, dan menggantikan sunyi. namun perjumpaan suatu saat akan tergantikan dengan perpisahan. Hmmm kenapa harus berpisah jika bertemu "AKU TIDAK SUKA ITU". Tapi ku tetap harus kuat berjalan, berlari dan memenangkan perlombaan ini. Semua pasti ada hikmahnya, semua pasti ada jalannya masing-masing. ya sudah " aku tidak sedih lagi" :)

Sabtu, 02 Januari 2010

Ayah aku kangen....

HATI SEORANG AYAH

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada
Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap
wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-
bungkuk , disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya
pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan
badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya,
ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban
Ayahnya. Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa
penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak

wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya
mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki."
Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri
Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut
dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi
demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"

Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar
benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian."
Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi
dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi
itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas
sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu
rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin
keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia
senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa
aman teduh dan terlindungi. "

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting
tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup
kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari
sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal
dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali
dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. "

"Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat
dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya
tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya
basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia
relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu
dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan
mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan
membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya
tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya
keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "

"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang
demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi
apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai
perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah
memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya
tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan
kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar
selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk
memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan &
menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap
Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. &
bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka,
walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap
kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan,
sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-
laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &
menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia
& BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai
laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya,
senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap
perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup
keluarganya. "

"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai
Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan
dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh
laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di
Dunia & Akhirat."

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut
& berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik
Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu
merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. " AKU MENDENGAR &
MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang
begitu agung,
tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah...
With Love
to All Father " JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa
sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG
LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI
AYAHNYA & Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah

". Note: Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang
terbaik
untuknya.... ......... ......... ......... .....

Berbahagialah yang merasa sebagai ayah. Dan lakukanlah
yang terbaik
Buat keluarga kita........ ......... .........

"Jika Tuhan telah memanggil seorang ayah, hanya do'a untuknya sebagai
ungkapan cinta kita"

Kamis, 09 Juli 2009

Buah yang tidak akan busuk itu

Ketika kita terjatuh merasakan sakit adalah hal yang biasa, jatuh dan jatuh lagi itu juga bukan hal yang aneh, karena memang sedang belajar untuk selalu dapat berjalan tegak. Namun jatuh dan berusaha untuk berdiri lagi, menatap indahnya hidup dengan berbagai perlombaannya seraya sambil berlari dan mengangkat bendera kemenangan adalah hal yang jarang terjadi tetapi ini bukanlah hal yang tidak mungkin terjadi, inilah hidup bahwa kita diberikan kebebasan untuk memilih jalannya dengan segala konsekuensi yang ada.
Lihatlah seperti apa kita sekarang, tidak perlu terus menoleh kebelakang karena dapat membuat kita terjatuh walau ada kalanya menoleh sebentar kebelakang agak kita tidak tertabrak dari arah belakang. Tiap diri adalah unik dengan berbagai persoalan yang berbeda-beda, jangan merasa bahwa kita adalah orang yang paling menderita di dunia ini, jangan pula merasa bahwa dunia ini berhenti berputar karena hanya masalah yang kita rasakan saat ini. Percayalah kawan, bahwa segala sesuatunya akan terasa mudah dan indah jika kita berfikir ini mudah dan mau merubah perilaku kita menjadi lebih baik, anggap saja ini hanya numpang sebentar dalam diri kita, duri yang telah menusuk hati kita, tapi segeralah cabut duri itu dan tanamlah dengan pohon yang berkualitas agar tumbuh buah kesabaran yang manis.
Terkesan teori belaka memang, mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Coba kita cermati seperti kita menanam padi, tidak akan tumbuh begitu saja ketika kita menanamkan biji padi, butuh waktu, butuh pupuk dan penjagaan agar buah padi tidak dimakan terus oleh burung-burung liar, butuh waktu yang lama untuk dapat memanennya dan butuh waktu juga untuk dapat berubah menjadi nasi. Maka seperti itulah gambaran hidup, ada proses, ada kalanya kita sedih, menangis, ingin berteriak, tertawa, tersenyum dll, kuncinya ada pada bagaimana kita dapat menjalankannya dengan hati yang ikhlas, tidak terhanyut dengan masalah itu saja dan menangkanlah perlombaan ini.
Ada yang terkikis, hilang dan tergantikan. Terkikis, berkurangnya semangat hidup ketika ada masalah yang datang, teman baik yang pergi satu demi-satu, materi yang mulai berkurang, kesehatan yang semakin menurun, bahkan kadang ada yang merasa bahwa terkikis sudah rasa percaya diri bahwa dia memiliki Tuhan, memiliki Sang kekasih abadi, memiliki orang tua yang menyayangi atau apapun yang pernah ia miliki telah terkikis, dan kemudian hilang dalam dirinya baik itu hal yg positif maupun yang negatif, maka sekali lagi kawan gantilah segala permasalahan mu itu dengan hal yang positif. Please believe me Sob...because i will always love u "TIDAK AKAN TERJADI KECUALI ALLOH TELAH MENGHENDAKI, DAN KEPADA ALLOH LAH DITETAPKAN HIKMAH DIBALIK PERISTIWA". Petiklah buah kesabaran mu, gunakanlah dengan sebaik-baiknya.

oleh. arsi, ketika malam ingin direngkuhnya.

Sabtu, 11 April 2009

Ringan Berbobot


sedikit, singkat, tapi berbobot, here

Jumat, 16 Januari 2009

Ijinkan aku

Ya Alloh,
tiap subuh kuhadapkan wajah ini hanya pada Mu
ayat demi ayat terucap dari bibir ku
namun ternyata aku masih ragu, apakah hati ini tertuju pada Mu

Ya Alloh,
Sebelum tidur malam ku selalu menyebut nama Mu
Setelahnya pun terucap doa dari bibirku
Namun ternyata, itu semua hanya ucapan belaka
Sedang hati ini melayang jauh entah kemana

Ya Alloh, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan
dan padamkanlah bara jiwa dengan air keimanan
Ya Alloh tunjukkanlah pandangan yang ragu ini kepada cahaya Mu
Bimbinglah sesatnya perjalanan in kearah jalan Mu yang lurus
Agar dekat hamba pada Mu.
amin ya Alloh

Selasa, 23 Desember 2008

my dreams is came true...

alhamdulillah...hah luar biasa, segala puji hanya milik Alloh...yang tidak henti-hentinya memberikan rahmat kepada hambanya, tidak membutuhkan apa-apa dari hambanya...Subhanaalloh...

Hari ini, walau dunia masih seperti kemarin.
Walau Indonesia masih seperti kemarin, masih banyak rakyat yang menahan lapar dan haus karena kekurangan
dan walaupun hari ini akupun masih seperti kemarin...(malu banget rasanya)...tapi Alhamdulliah, hari ini aku bisa membuat orang-orang, sahabatku, dan tetangga ku senyum ikhlas (mnurut ku sih) dan berucap terimakasih.
Hilang kesedihan hati ini rasanya jika bisa membuat orang senang tanpa berharap apa-apa darinya (sebagaimana Alloh pun tak berharap dari mahluk, jadi aku pun pingin hanya berharap pada Alloh saja, yang Maha Adil).
aku cuma bisa bilang ini ajalah atas segala perasaan yang ku rasa hari ini...Terimakasih Alloh,
"Ijinkan hamba untuk selalu beribadah hanya padaMu
Ijinkanlah hamba untuk selalu bersyukur padaMu dan
Ijinkanlah hamba untuk selalu memohon pertolongan hanya padaMu.."amin

Rabu, 03 Desember 2008

PPGD...

Kala ini…

Kurajuk jemariku tuk menulis sebuah sajak

Teruntuk seorang yang berlabuh

dan menemani sebagian hari-hariku…

Ada senyum tersungging diwajahnya

Ada guratan semangat kala ku tatap dirinya

Ada pelangi indah di bola matanya

Ada secercah harapan terpatri disana

Sahabat...

Angin terus berhembus

Dunia masih berputar

Langit masih menangis dan tersenyum

Sabahat...

Majulah, tapi ada kalanya kita akan mundur

Tersenyumlah, tapi tetesan air mata tidaklah menandakan kelemahanmu

Naiklah, tapi jatuh adalah sebuah alternatif

Sahabat...

Berjalan, berlari, kejarlah terus...

Dan semua akan kembali padaNya...